Kemuliaan Wanita

Di antara kemuliaan wanita,  Allah SWT menjadikannya makmum bagi laki-laki. Allah juga selipkan kabar bahagia bahwa kedudukan wanita itu sangat mulia. Bahkan ada ulama yang berkata bahwa seorang wanita bisa sebanding dengan seribu pria.

Sejarah mencatat peristiwa salah satu mengharukan adalah saat Khadijah r.a dan Aisyah r.a mendapatkan salam dari Allah. Sebagaimana hadits berikut ini,

Dari Abu Hurairah radliyallahu anhu berkata, ‘Jibril pernah datang kepada Nabi Shallallahu alaihi wa sallam lalu berkata,

            يَا رَسُوْلَ اللهِ هَذِهِ خَدِيْجَةُ قَدْ أَتَتْ مَعَهَا إِنَاءٌ فَيْهِ إِدَامٌ أَوْ طَعَامٌ أَوْ شَرَابٌ فَإِذَا هِيَ أَتَتْكَ فَاقْرَأْ عَلَيْهَا السَّلَامَ مِنْ رَبِّهَا وَ مِنِّى وَ بَشِّرْهَا بِبَيْتٍ فِى اْلجَنَّةِ مِنْ قَصَبٍ لَا صَخَبَ فِيْهِ وَ لَا نَصَبَ

“Wahai Rosulullah, khadijah akan datang kepadamu dengan membawa bejana yang berisi cuka, makanan atau minuman. Apabila ia datang kepadamu, maka sampaikanlah salam kepadanya dari Rabbnya dan dariku. Dan berikan kabar gembira kepadanya bahwa ia berada di dalam sebuah rumah di dalam surga yang terbuat dari mutiara yang berongga yang tidak terdapat kegaduhan di dalamnya dan tidak pula keletihan”. [HR al-Bukhoriy: 3820, 7497].

      يَا عَائِشَةُ هَذَا جَبْرِيْلُ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلَامَ فَقَالَتْ: وَ عَلَيْهِ السَّلَامُ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ تَرَى مَا لَا أَرَى –تريد النَّبِيَّ صلى الله عليه و سلم

            “Wahai Aisyah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu”. Aisyah berkata, “Salam juga untuknya, rahmat dan berkah Allah semoga dilimpahkan kepadanya. Engkau dapat melihat perkara-perkara yang tidak dapat aku lihat –yang dimaksud adalah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam-“. [HR al-Bukhoriy: 3217, 3768, 6201, 6249 Muslim: 2447, Abu Dawud: 5232 dan at-Turmudziy: 2846. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih]. 

Khadijah r.a dan Aisyah r.a adalah wanita mulia sehingga Allah berikan salam istimewa yang tidak didapatkan para lelaki lain. Bahkan belum ada -sepengetahuan saya- lelaki pada zaman Rasulullah SAW  yang mendapatkan salam seperti keduanya.

Belum terhenti sampai pada mereka, contoh kemuliaan seorang wanita selanjutnya adalah Fathimah r.a.
Baginda Rasulullah SAW pernah bersabda "Fathimah bagian dariku, barangsiapa yang menyakitinya, maka ia menyakitiku juga"

Begitulah kemuliaan mereka. Kita sepatutnya bersyukur, karena kita bisa meneladani akhlaq serta kehidupannya sehingga fitrah mulia yang Allah berikan bisa kita jaga sebaik-baiknya.

Bahkan saya teringat hadits Rasulullah SAW. Hadits ini ada yang mendhaifkan ada juga yang menghasankan. Bisa diambil ibrahnya.
Suatu ketika saat Rasulullah SAW hendak masuk surga, mendengar ada suara tapak kaki dan bertanya pada malaikat siapa seseorang yang masuk surga dahuluan.

Malaikat menjawab "Bahwa itu adalah seorang wanita, yang telah wafat suaminya namun ia tetap berjuang mendidik anaknya dengan baik sepeninggalan suaminya. Maka ia dibolehkan masuk surga lebih awal"

Saya sangat merinding membaca hadits tersebut dan selalu berlinang air mata setiap kali mengingatnya. Berkaca diri sebagai ibu, sudah sejauh mana saya bersungguh-sungguh mendidik anak saya...

Karena, fitrah menjadi ibu adalah salah satu bentuk kemulian yang berbuahkan surga. Dan ini benar-benar hadiah idaman bagi setiap mukmin.

Ya Allah...karuniakanlah kami taat hingga akhir hayat...Aamiin.

Komentar

Postingan Populer