Simak Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Anak-anak Mengenai Kewanitaan dan Kelaki-lakian

"Ummi, abi...bagaimana aku bisa hadir di dunia ini?
Mengapa bayi perlu menyusui pada umminya?
Kenapa abi nggak hamil seperti ummi...kan perut abi besar juga bisa untuk nyimpen dedek bayi?"

Pernah terbayang bagaimana kita menjawab pertanyaan-pertanyaan anak kita yang berkaitan dengan hal-hal yang membuat kita malu atau yang bersifat kewanitaan dan kelaki-lakian?

Balita dan anak-anak memiliki masa hunger minds. Ciri-cirinya memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi. Apapun yang ia rasa perlu tanya, akan ia tanyakan. Dalam hal ini orangtua perlu bersyukur, sebab itu pertanda Allah SWT membukakan jalan ilmu via persoalan tersebut.

Sebelum mengenal pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan, ada baiknya kita memahami hal-hal yang dilakukan jika anak-anak bertanya pada kita:
1. Tanggapi secara positif dan jangan emosional.
Ingat kita harus bersyukur anak kita ingin berkomunikasi dengan kita. Itu salah satu tanda anak tersebut percaya dan mau belajar pada orangtua. Dari sikap kita menanggapi mereka, mereka akan belajar untuk terbuka pada orangtua dan berlaku seperti arahan orangtua.
Ada kesempatan dalam jawaban orangtua untuk memberikan arahan dan hidayah untuk mereka

2. Jangan mengabaikan/ menghindari.(Luangkanlah waktu)
Orang bijak berkata, "Butuh waktu lama untuk menumbuhkan kepercayaan namun hanya sekejap untuk menghancurkannya"

Sikap abai atau menghindar menimbulkan keraguan pada anak-anak. Maka setiap ngobrol dengan anak upayakan nada suara, gesture, kalimat yang kita lontarkan adalah yang meyakinkan. Ini teori yang disampaikan dokter pediatric Maria Montessori.

3. Jawab dengan benar, tidak ditambah atau dikurang.
Agar anak-anak tidak bingung alangkah lebih baik untuk benar-benar dalam menjawab disesuaikan dengan pertanyaan. Jangan kita melebihkan hal-hal yang tidak ditanyakan anak kecuali kita rasa bahwa anak kita sudah siap mendengarnya.

Ada hal-hal yang sering ditanyakan anak-anak dan bagaimana menjawab isi kontennya (Untuk kalimatnya disesuaikan dengan usia anak-anak. InsyaAllah tulisan selanjutnya mengenai cara menjawab untuk balita dan anak kecil)

1. DARI MANAKAH BAYI BERASAL ?
Di Dalam perut ibu, sebulan sekali, ovarium yang terletak di dalam perutny memproduksi sebuah sel  yang disebut sel telur. Sel telur dilepaskan dan bergerak secara perlahan-lahan menuju Rahim. Sementara itu, ayah memproduksi ribuan sel sperma. Sel telur ibu dan sel sperma ayah bertemu di dalam Rahim ibu,
Hanya satu sperma yang dapat menyatu dengan sel telur iu. Saat sel sperma yang paling kuat itu berhasil memasuki sel telur, sperma yang lain akan mati.
Sel sperma dengan sel telur bersatu membentuk zigot. Zigot berkembang dengan membelah diri menjadi 2,lalu 4 lalu 8 lalu 16 dan seterusnya. Dalam beberapa hari, terbentuklah ratusan sel yang membentuk embrio. Embrio adalah calon adik bayi yang berukuran beberapa milimeter saja. Embrio lalu menempel dalam Rahim ibu. Disanalah ia akan berkembang menjadi janin, atau calon adik bayi.
Sejak saatu itu, janin di dalam Rahim ibu akan terus berkembang. Sembilan bulan kemudian, seorang bayi yang lucu lahr melalui alat kelamin ibu. Jika terdapat kelainan pada bayi, maka dokter akan melakukan operasi. Perut iu dibedah dan di ambil bayinya.

2. MENGAPA IBU MENYUSUI BAYI?
Selama enam bulan sejak lahir, adik bayi sebaiknya hanya menyusu pada ibu. Air susu ibu memiliki kandungan gizi yang lengkap dan cukup jumlahnya. Air susu ibu mengandung bahan oenting yang dibutuhkan untuk pencernaan, perkembangan otak dan pertumbuhan adik bayi. Air susu ibu mengandung gizi yang tidak dapat ditiru oleh susu apapun.
Saaat adik bayi baru saja lahir, air susu ibu mengandung kolostrum. Kolostrum adalah cairan berwarna kekuningan. Ia keluar dari payudara hanya beberapa jam setelah adik bayi lahir. Allah SWT menciptakan kolostrum dalam air susu ibu untuk melapisi saluran cerna. Kuman tidak akan dapat masuk ke dalam aliran darah. Adik bayi akan terlindungi
Air susu ibu juga lebih bersih karena langsung diminum adik bayi dari payudara ibu langsung. Kuman-kuman penyakit tidak mudah masuk.
Saat disusui, adik bayi akan merasa dekat dan nyaman di dekapan ibu.

3. DI MANAKAH BAYI SEBELUM DILAHIRKAN?

Sebelum  lahir, adik bayi adalah sebuah titik kecil di tubuh ibu. Titik itu tumbuh menjadi gumpalan daging, bertambah besar, lalu berkembang menjadi calon adik bayi yang disebut janin.
Sebelum lahir, semua makhluk hidup tumbuh dan bertambah besar serta menjadi kuat di dalam Rahim ibunya. Rahim ibu diciptakan Allah SWT untuk menyimpan janin. Di dalam Rahim, calon adik bayi diberi makanan di dalam Rahim agar tumbuh besar dan kuat untuk dilahirkan
Selama berada di dalam Rahim, janin ada di dalam sebuah kantong setipis balon berisi cairan yang disebut air ketuban. Cairan ini berwarna jernih dan berbau agak amis. Jika orang dewsa makan minum lewat ulut, maka janin di dalam Rahim tidak perlu makan dan minum. Ia akan mendapatkan zat gizi dari plasenta (air-ari)
Cairan ketuban di dalam Rahim juga melindungi janin dari benturan serta menjaga tali pusat atau plasenta agar tidak kering. Plasenta menyalurkan oksigen dan makanan dari darah ibu.

4. MENGAPA IBU PERGI KE RUMAH BERSALIN KETIKA AKAN MELAHIRKAN?
Lahirnya adik bayi adalah peristiwa alamiah tetapi kadang beresiko untuk ibu dan adik bayi. Pada proses persalinan, kehadiran dokter atau bidan dapat menekan sekecil mungkin risiko kecelakaan. Karena dokter dan bidan mengetahui dengan baik proses melahirkan. Di rumah sakit, ibu dan adik bayi ditempatkn di temapt bersih yang jauh dari bakteri setelah proses persalinan. Sehingga ibu dan bayinya bias selamat.
Ketika dilahirkan dan di masa -masa awal kehidupannya, bayi sangat lemah.organ tubuhnya belum sepenuhnya berfungsi dengan baik.
Perwat, bidan dan dokter yang akan merawat dan mengawasi adik bayi. Apakah adik bayi bernapas, makan dan buang air dengan baik?
Para ibu biasanya melahirkan di rumah bersalin atau rumah sakit yang memiliki peralatan kedokteran yang baik.
Meski begitu, di daerah - daerah terpencil yang jauh dari rumah sakit, banyak ibu yang melahirkan bayinya di rumah. Dokter atau bidan akan datang ke rumah membawa peralatan bersalin. Tentu saja ini dapat dilakukan jika tidak ada maasalah berarti selama ibu mengandung.

5. BAGAIMANA BAYI DATANG KE DUNIA?

Setelah lebih kurang Sembilan bulan berkembang di dalam Rahim ibu, calon adik bayi siap untuk keluar dari Rahim. Saat itulah, hormone-hormone akan memicu prses kelahiran adik bayi. Rahim ibu akan mengerut dan mendorong adik bayi di dalamnya untuk bergerak turun.
Kepala calon adik bayi juga mendorong bagian bawah Rahim ibu selama kontraksi. Dorongan tu disebut kontraksi. Ia akan membantu membuka bagian bawah Rahim sebagai jalan keluar untuk adik bayi.
Semakin lama, kontraksi menjadi semakin cepat dan semakin sakit. Kantung pembungkus adik bayi di Rahim yang disebut air ketuban akan pecah. Bayi pun akan mendorong keluar melalui alat kelamin ibu. Dokter dan bidan akan membantu adik bayi untuk keluar dalam kondisi sebaik mungkin,
Setelah lahir, adik bayi segera diberikan kepada sang ibu untuk mulai menyusu untuk pertama kalinya.

6. MENGAPA ALAT KELAMIN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERBEDA?
Laki -laki memiliki alat kelamin berbeda dengan perempuan. Alat kelamin laki-laki ada diluar tubuh, bentuknya menonjol. Kita menyebutnya penis. Alat kelamin perempuan berada di dalam tubuh. Yang tampak dari luar hanya mulut salurannya saja yang disebut vulva. Saluran kelamin perempuan disebut vagina.
Laki -laki memiliki lebih banyak hormone tertosterone, hormone ini yang menandai karakter laki- laki dalam bentuk alat kemalin penis, otot yang lebih kuat, bulu-bulu lebih banyak, suara lebih besar dari perempuan.
Pada perempuan hormone estrogen yang lebih banyal akan menandai karakter perempuan, seperti alat kelamin berupa vagina, kulit lebih halus, otot lebih lentur, suara lebih kecil, payudara besar dan menstruasi.

Komentar

Postingan Populer