I STOP ANGRY AND START OBSERVE
Diantara keseruan cerita tentang keseharian bersama Khalil, dimulai dari proyek Tahfizh Balita, montessori, Home Education, Home Schooling, gentle parenting, mungkin terlihat saya seperti ibu yang punya banyak tuntutan untuk anak.
Bisa jadi ada anggapan saya adalah ibu yang perfectionis, atau ibu yang goal tracker dan sejenisnya.
Apalagi yang baru mengenal saya via jejaring sosial, atau bahkan kelas daring yang saya adakan atau saya ikuti, saya mungkin terlihat ya...begitu.
Namun, sejatinya saya adalah orang yang bukan menjadikan capaian anak sebagai tujuan utama alias keberhasilan apapun yang secara umum . Misal : milestone, atau standarisasi usia harus apa dan bagimana. Bagi saya bukan tujuan utama. Tentu ini adalah penting, tapi ada hal yang utama bagi saya
Tujuan utama saya dalam kegiatan apapun adalah sikap saya ke anak.
-Apakah saya marah?
-Sudahkan saya bicara dengan komunikasi produktif?
-Sudahkah saya menghilangkan prasangka buruk atau label buruk ke anak?
-Sudahkah saya berkomunikasi dengan tepat saat anak banjir emosi?
"Siapa saya dan apa yang harus saya lakukan?'
Adalah pertanyaan yang saya ingin tegaskan kepada diri ini setiap membersamai Khalil.
Khalil memukul depan umum, menjerit, menangis, melempar mainan, berebutan mainan, narik-narik nggak mau pulang dari rumah kawannya, bahkan di jalanan .
Adalah fungsi kerja otak kanannya yang memang sedang sangat aktif. Sedangkan otak kirinya sedang berkembang. Begitupun, bagian otak bawahnya yang paling pertama aktif , otak atasnya akan sempurna ketika masa baligh.
Maka mencoba memupuk sabar dengan mengingat-ingat bahwa dia hanyalah balita yang sedang adaptasi hidup di dunia.
Dia adalah sang pembelajar sejati.
Tantangan itu hadir saat kita ikut larut ke dalam emosinya. Belum lagi jika kita dalam keadaan lelah, ngantuk, lapar, dan sedang dalam waktu yang mepet.
Pernah kelepasan marah dan ini sangat-sangat saya sesali.
Berusaha tidak marah dan mengobservasi sebelum bertindak jadi targetan setiap hari.
Allah, bantulah kami...
Komentar
Posting Komentar