24 November 2020 Khalil Mulai Ditalqin Surat Al-Mulk
Slow but Steady adalah ungkapan yang selalu bergaung di benak saya. Yaitu, mendampingi Khalil secara perlahan tetapi berkelanjutan. Ini pun terinspirasi dari hadits Rasulullah SAW "Amalan yang paling aku cintai adalah yang berkelanjutan meskipun sedikit".
Menimatinya tumbuh pelan dengan segala prosesnya, berarti juga tidak menggegasnya agar lekas bisa. Terutama dalam pembelajaran bersama Al-Quran.
Perjalanan panjang hidup bersama Al-Quran, memang butuh tekad kuat dan lingkungan yang mendukung. Terutama usia Khalil yang akan memasuki usia 3 tahun, ia sudah banyak aktivitas yang perlu ia rasakan. Terutama dalam 4 kegiatan :
1. Aqidah
2. Psikomotorik
3. Ego Individualitas
4. Emosi.
Maka halaqah Al-Quran di rumah kami memang dengan suasana yang santai dan mengupayakan mencakup empat aspek tersebut.
Usai sarapan, kami masing-masing membuka mushaf.
Khalil bersama abinya mulai ditalqinkan surat Al-Mulk 4 baris.
Startegi di Juz 29,
Karena suratnya panjang, maka kami penggal sebagian agar nafas Khalil bisa mengikuti penggalan ayat panjang tersebut.
Sisi Aqidah
Khalil ditalqinkan dan disebut bahwa ayat Al-Quran ini adalah perkataan Allah.
Sisi Psikomotorik
Ia tidak kami tuntut untuk duduk berlama-lama. Tetapi boleh sambil bersepeda di rumah.
Sisi Ego Individualitas
Boleh memegang mushaf sendiri dan memilih ayat lain untuk muraja'ah tanpa mengesampingkan tujuan talqin di hari tersebut
Emosi
Suasana tanpa paksaan, yang ada hanyalah keceriaan. Tunjukan padanya bahwa kita percaya pada dirinya dan mendukung aktivitas baiknya.
Komentar
Posting Komentar