Karena Kamu Lelaki Nak...

Karena kamu lelaki nak...
Maka ada harap yang terselip dalam doa,
bahwa kelak, kamu bukan hanya pintar dalam mencari rezeki-Nya, 
namun pandai jua mengolahnya.
Dipupuki semangat juang, inisiatif tinggi
sehingga kau gunakan skill dan passion sebagai modal yang tak ternilai.


Dibalik game level 8
Sesaat saat tema game dan materi di luncurkan, saya merasa berbinar dan greget. Karena dari dulu suka tema finansial keluarga. Awalnya saya juga sangat ingin bukan hanya anak saja yang mengikuti game. Tetapi saya pun ingin terlibat. Namun karena saya ada UTS di kampus, maka hanya anak saya yang saya sertakan dalam game.

Ide aktivitas
Sempat bingung untuk usia dibawah 2 tahun, apa saja yang cocok ya. Dari berbagai saran akhirnya lebih kepada motorik halus anak, sounding, dan role model. Berhubung, Khalil sudah mengerti ada uang, ada snack jajanan, maka ini jadi momen saya agar mengarahkan mengenai rezeki yang sesungguhnya.

Rekap Jurnal
Hari ke- 1 : Ya Razzak : Sang Pemberi Rizki Bagian 1
.
Hari ke- 2 : Ya Razzak : Mensyukuri Rizki dari Allah serta Qanaah

Hari ke- 3 : Sortir Adaptasi dari Celengan  3S

Hari ke- 4 : Sharing isn't Just About Share

Hari ke- 5 : Sharing Sesi 2

Hari ke- 6 : Sharing Sesi 3

Hari ke- 7 : Uang..uang..

Hari ke- 8 : Menabung untuk Akhirat

Hari ke- 9 : Spend It Wisely Part 1

Hari ke- 10 : Spend It Wisely Part 2

Hari ke- 11 : Berbagi Kepada Teman

Hari ke- 12 : Menghindari Tabdzir

Hari ke-13 : Tabungan Itu...

Hari ke- 14 : Habis

Hari ke-15 : Back to Saving Learning Again

Catatan Penting:
1. Orang tua lah yang menjadi panutan anak-anak. Maka jika ingin anak bisa cashflow bermental kaya, Maka dimulai dari orangtuanya dahulu!

2. Zuhudlah maka Allah akan muliakan keluargamu!

Komentar

Postingan Populer