Uang...Uang...

"Uang...uang...uang..."

Khalil sudah bisa meminta uang. Jika saya membawa uang kertas, atau uang koin,ia segera minta untuk memegang.

Meski saya yakin, dia belum paham untuk apa, justru inilah kesempatan saya memahamkannya sedikit demi sedikit.

Saat saya sedang di Kafetaria, dan hendak mengambil pesanan, ia menarik uang yang ada di tangan saya dan mengarahkan uang tersebut ke penjaga Kafe.

Glek.
Dia sudah memahami bahwa uang adalah alat tukar benda.

Saya ucapkan padanya, "Ini bukan untuk dimakan,tapi untuk membeli sesuatu ya..."

Ia mengangguk dan tersenyum.

Sebab aya pernah melihat, beberapa hari lalu saat ia memegang koin, ia hendak memasukan ke mulut. Dan saya sangat hawatir.

Semoga seterusnya, ia pun enggan memasukan uang koin atau uang kertas ke mulutnya.
Tugas saya selain harus mengawasi adalah sounding.

Komentar

Postingan Populer