Mendampingi dengan Seribu Cara Hingga Celotehan Khalil yang Bukan Kaleng-kaleng

Ridha meski berat adalah tantangan luar biasa. Semoga jadi pelajaran di kemudian hari.

Khalah....terimakasih sudah paham dan memaklumi ustazah dan Khalil 😁🙏

Meski sudah bawa mainan puzzle perahu Nabi Nuh, baea mobil, buku dan spidol,
nampaknya memang Khalil sedang tak ingin bermain itu.
(Namanya juga nak anak ya kaaaan😁)

Dia sibuk mewarnai papan tulis awalnya. Yup awalnya. Setelahnya ia aktivitas sendiri  mengumpulkan puzzle ke keresek, makan roti strawberry, juga makan kue dari Khalah.
Sembari duduk di papan tulis, ia makan bolu . Di kemasan bolu ini ada gambar penyajian bolu tersebut yaitu dengan dipotong kecil-kecil layaknya bolu biasa. Namun karena tidak ada pisau, saya memberikan kepada Khalil begitu saja. Jadi dia makan seperti makan sandwich.

MasyaAllahnya, ia memperhatikan bungkusnya dengan seksama, tiba-tiba disaat saya sedang mengajar, ia nyeletuk "Mi, ini kan harusnya dipotong seperti gambar ini" sambil jemarinya menunjuk bungkus bolu tersebut.

Sontak kami ngakak 😂 , He is So Smart!!!

Mungkin karena kaget dengan tertawaan kami,  ia langsung menangis dan badmood.

Saya coba potong kecil, meski ia awalnya tidak ingin mengambil, lama kelamaan ia memakannya. Tapiiiii ia tetap merasa jenuh. Berulang kali mengambil hp, ingin lihat video, tapi saya hanya berikan fitur kamera. Ia memfoto kesana kemari.

Saya coba alihkan dengan berbagai benda lain, tapi belum tertarik. Sampai pada akhirnya ia main-main sendiri.

Penghujung jam belajar habis, ia mulai teriak "Mi, pulang....mi....pulang yoook!"

Memang tak mudah harus fokus mengajar disertai mendampingi Khalil yang sudah sangat aktif. Tapiiii
'ala kulli hal, sepusing apapun harimu, tetap berusaha mendampingi anakmu. Hadirkan hatimu bersamanya.

I Love You Khalil...maafkan kekurangan ummi ya🥺

Kairo, 24 Januari 2021

Komentar

Postingan Populer