Check-Up Herpes Mulut dan Celotehan Permen

Jadwal check-up / istisyarah di dr.Ala Afifi pun tiba.
Pukul 17.00 kami sampai di klinik. Karena kami hanya istisyarah, kami hanya diminta resep dokter yang ditulis tanpa dipungut biaya apapun.

Saat masuk ruangan, Khalil sangat tenang tak seperti sebelumnya ia menangis dan gusar. Kemudian dokter memberikan permen toffix. Seperti permen sugus dari segi strukturnya.
Mata Khalil mulai berbinar dan tersenyum.

Tanpa perlu berbaring di kasur, Khalil diperiksa sembari duduk di bagian mulutnya untuk memastikan apakah virus herpes masih berada di pipi bagian dalamnya.

Alhamdulillah , ternyata sudah tidak ada. iltihab/radang tenggorokan pun sudah hilang. 

Bravoooo 'alaik! Ucap dokter kepada Khalil.
Saat pulang, menuju tukang jahit celana, Khalil tiba-tiba berceloteh lagi "Kok cuman satu bi? Kalau kemarin kan dua!" Jemarinya membentuk isyarat dua.

Ternyataaaa ia hapal betul saat sabtu pekan lalu, dokter memberinya permen toffix dua buah. Dan Khalil merasa heran kenapa kok sekarang hanya satu😂.

"Iya, nanti kita cari insyaAllah" ujar kami sembari tertawa.

Ini jadi kebiasaan dokter Ala . Sebenarnya permen itu diperuntukkan agar anak kecil tak takut dan menangis ketika akan diperiksa (semacam pengalihan).

***
Malamnya, kami makan malam di Mie Aceh Pak Aji. Saya memesan mie aceh kuah cumi, Abi Khalil memesan gulai kambing, Khalil memesan bakso mawar. Tetapi, ia lebih tertarik kuah mie aceh di piring saya untuk ia celupi kerupuk. Ckckck

***
Usai makan malam, saya dapat ide membelikan Khalil permen kopiko susu kopi. 1 LE dapat dua buah.

Karena ia sangat senang, ia minta lagi😂.
Berhubung ia sering bicara bahasa arab dengan berpura-pura jadi penjual, saya ingin dia yang beli permennya dengan bahasa arab. Tapi dia menolak😂

Kairo, Sabtu 23 Januari 2021

Komentar

Postingan Populer