Up Greading to One Year : Playing Together
Hari ke-4 dalam momen melatih kecerdasan Khalil di proyek keluarga, saya mengajak Khalil ke sebuah acara.
Pertama ingin melatih separation anxiety
alias ketakutan berpisah
ke-dua interaksi dengan lingkungan.
Karena sistem tinggal di Mesir itu berupa flat, jadi memang terasa aspek sosial sangat minim, sehingga momen acara-acara sangat diandalkan.
Untuk hal pertama, saya kalau mau pergi ke dapur atau WC selalu bilang sama Khalil dengan instruksi yang jelas : "Ummi mau ke hamam (WC) 2 menit ya" sebab anak jika disebut sebentar...atau bentar aja...
itu masih abstrak di otaknya.
Alhamdulillah ia mau dititpi ammah- ammahnya (sebutan tante) . Meski awalnya seperti meringis mau nangis tapi lama kelamaan terdiam.
Hal ke-2 selama acara tentu saya biarkan Khalil duduk disamping saya atau menjelajahi ruangan selama tidak mengganggu dan berbahaya. Kebetulan ada banyak balita yang ikut serta.
Khalil terbiasa gemas dengan anak-anak lain. Biasanya suka seperti ingin menarik rambut atau baju. Padahal ia maksudkan ingin kenalan. Biasanya setelah ia pegang-pegang, ia mulai berperilaku biasa (tidak janggut rambut lagi)
Kali ini ada bayi 7 bulan dan bayi 15 bulan, hehe Khalil awalnya seperti gemas, pegang dengan kurang lembut. Saya teringat bila anak sudah terlihat kasar, ortu harus lekas hentikan dan alihkan (bila usia balita) . Saya contohkan : usap lembut ya...pelan-pelan ya...
Lama kelamaan ia bermain biasa layaknya anak-anak.
Saling tuker pulpen...saling oper mainan. Alhamdulillah
Komentar
Posting Komentar